Contoh soal dan jawaban seni budaya kelas x semester 2 dalam bentuk essay ini, berisikan materi yg sama menggunakan contoh soal seni budaya Pilihan ganda bagian pertama, yang berisikan Apresiasi Seni Rupa Terapan Nusantra seperti: keunikan gagasan serta teknik dalam karya seni rupa terapan, jenis-jenis karya seni rupa terapan nusantara serta sikap apresiasif terhadap keunikan gagasan dan Padapost kali ini saya akan menyajikan latihan soal untuk menghadapi PAT mendatang khususnya mapel Seni Budaya Kelas 10 SMA/ SMK tahun pelajaran 2021/ 2022. Materi soal untuk mapel seni budaya pada semester 2 ini terdiri dari 8 bab yaitu, Bab 9 Pameran Karya seni rupa. Bab 10 Kritik Karya seni rupa. Bab 11 Pertunjukan Musik. MateriSENI BUDAYA KELAS X SEMESTER 2. BAB 1 Apresiasi dan Ekspresi Karya Seni Rupa Terapan A. Apresiasi Keunikan Gagasan dan Teknik dalam Karya Seni Rupa Terapan 1.. Pengertian Apresiasi Apresiasi adalah sikap kepekaan dalam mengenal dalam menghargai, mengagumi, dan menilai sebuah karya seni. Apresiasi pasif tumbuh seiring dengan pembiasaan yang sifatnya pasif sampai pada tahap menilai, mulai BacaMateri UTBK Soshum 2022 : TPS & TKA Download PDF. 4. Sifat Dasar Seni. Konsep seni tidak hanya berkaca pada hal-hal yang berkaitan dengan keindahan saja, melainkan sifat dasar yang bisa kita temukan pada suatu karya seni. Sifat dasar seni meliputi dari kreatifitas, individual, ekspresi, keabadian, dan universal. Materiseni budaya kelas x semester 2. 1 materi seni budaya kelas x semester 2 bab 1 apresiasi dan ekspresi karya seni rupa terapan a. Soal Matematika Sma Kelas 12 Bangun Ruang Sobat Guru Tumbuhan biji (spermatophyta) peranan tumbuhan; Materi kelas x semester 2. Materi fisika sma kelas 10 (x) semester 2 (genap) contoh soal BukuSiswa - Seni Budaya Kelas XII Semester 2 - Buku Siswa - Seni Budaya Kelas XII Semester 2 dapat anda download secara gratis dengan cara meng-klik disini. E2QK3F. Soal UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 Kurikulum Merdeka Soal Pilihan Ganda UAS PAT Seni Budaya Soal Essay UAS PAT Seni Budaya Jawaban Wislah Indonesia Selamat datang di edisi khusus yaitu kumpulan contoh soal untuk UAS PAT. Pada tulisan ini kita khusus mempublilkasikan Contoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Kurikulum Merdeka. Publikasi mempertimbangkan banyaknya manfaat, baik bagi guru dan murid, antara lain Manfaat bagi Guru Memudahkan dalam menyusun soal Contoh soal dapat menjadi bahan acuan untuk guru dalam menyusun soal UAS PAT. Dengan adanya contoh soal, guru dapat memperoleh gambaran tipe-tipe soal yang sesuai dengan kompetensi yang ingin kesesuaian soal dengan kurikulum Guru dapat menggunakan contoh soal sebagai bahan evaluasi sehingga dapat memastikan bahwa soal yang disusun sesuai dengan kurikulum yang kualitas soal Dengan mempelajari contoh soal, guru dapat memperoleh inspirasi untuk menyusun soal yang berkualitas dan dapat mengukur kompetensi siswa dengan baik. Manfaat bagi Murid Memperoleh gambaran soal Contoh soal dapat membantu siswa untuk memperoleh gambaran tipe-tipe soal yang akan dihadapi pada UAS PAT. Dengan demikian, siswa dapat mempersiapkan diri secara lebih pemahaman materi Dengan mengerjakan contoh soal, siswa dapat memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari. Siswa dapat mengidentifikasi kekurangan dan kesulitan yang mereka hadapi dalam mengerjakan kemampuan mengerjakan soal Dengan memperbanyak latihan mengerjakan soal, siswa dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengerjakan soal. Contoh soal dapat menjadi bahan latihan yang efektif bagi siswa untuk mempersiapkan diri menjelang UAS PAT. Contoh Soal UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 Kurikulum Merdeka 20 Soal Pilihan Ganda UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 dan Jawaban Di bawah ini adalah contoh soal pilihan ganda untuk UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 beserta Jawabannya, semoga membantu Berilah tanda silang pada huruf A, B, C atau D yang benar pada lembar jawab yang tersedia! 1. Musik tradisional menciptakan kesegaran, riang gembira, dan menyenangkan hati. Fungsi musik tersebut adalah sebagai media…. a. rekreatif b. pendidikan c. aktualisasi diri d. pengembangan bakat e. ekspresi Jawaban a. rekreatif 2. Musik tradisional dari Betawi adalah…. a. saluang b. sampek c. kecapi d. gamelan e. tanjidor Jawaban e. tanjidor 3. Mulai pameran sebagai sarana pembelajaran untuk menanamkan kesadaran akan nilai-nilai keindahan estetika. Hal ini menunjukan pameran sebagai sarana…. a. rekreasi b. hiburan c. edukatif d. prestasi e. apresiasi Jawaban c. edukatif 4. Berikut ini yang bukan merupakan unsur-unsur sarana pergelaran musik, yaitu…. a. dekorasi b. pentas c. tata cahaya d. sound system e. aksesoris busana Jawaban e. aksesoris busana 5. Prinsip desain meliputi…. a. garis komposisi b. titik dan unsur bangun c. bangun dan arah d. komposisi dan unsur seni e. komposisi dan arah Jawaban d. komposisi dan unsur seni 6. Bahan utama dalam membuat batik tulis dan batik cap adalah…. a. malam b. canting c. kompor d. wajan e. meja pola Jawaban a. malam 7. Kegiatan yang dilakukan oleh para peserta pergelaran pada tahap akhir persiapan disebut…. a. latihan b. gladi kotor c. gladi bersih d. perencanaan e. penataan Jawaban c. gladi bersih 8. Gambang kromong merupakan musik tradisional dari daerah…. a. Jawa Tengah b. Jakarta c. Jawa Timur d. Jambi e. Jawa Barat Jawaban b. Jakarta 9. Gambang kromong digunakan untuk mengiringi teater…. a. ondel-ondel b. lenong c. randai d. dardanella e. wayang wong Jawaban b. lenong 10. Pameran yang dilakukan secara insidental, rutin, dan permanen merupakan jenis- jenis pameran berdasarkan…. a. jenis karya b. maksud penyelenggaraannya c. sifatnya d. jumlah pesertanya e. tempat penyelenggaraannya Jawaban c. sifatnya 11. Berikut ini yang merupakan alat musik dari Nusa Tenggara Timur adalah…. a. keso-keso b. arumba c. sasando d. tanjidor e. gamelan Jawaban c. sasando 12. Musik tradisional yang mengiringi pementasan randai adalah…. a. talempong b. ubrug c. gamelan d. didong e. sasando gong Jawaban a. talempong 13. Berikut ini yang tidak termasuk unsur seni adalah…. a. garis b. bidang c. warna d. titik e. selera Jawaban e. selera 14. Kota Jepara dikenal sebagai pusat penghasil kerajinan…. a. batik b. kuningan c. gerabah d. ukir e. tenun Jawaban d. ukir 15. Penyelenggaraan pergelaran musik juga dapat dilakukan di tempat-tempat seperti berikut, kecuali…. a. lapangan b. alun-alun c. stadion d. gedung e. kantor pemerintah Jawaban e. kantor pemerintah 16. Musik gamelan mengiringi pentas teater…. a. wayang wong b. wayang kulit c. wayang golek d. ketoprak e. a, b, c, dan d benar Jawaban e. a, b, c, dan d benar 17. Merah, kuning, dan biru, merupakan warna…. a. primer b. sekunder c. tersier d. netral e. kombinasi Jawaban a. primer 18. Berikut ini merupakan bentuk dari kegiatan apresiasi, kecuali…. a. menilai b. menghargai c. memberi tanggapan d. proporsi e. aksentuasi Jawaban d. proporsi 19. Prinsip harmoni merupakan prinsip…. a. kesatuan b. keseimbangan c. irama d. proporsi e. aksentuasi Jawaban e. aksentuasi 20. Musik tradisional yang alat musiknya sebagian besar ditabuh atau perkusi yaitu…. a. angklung b. gamelan c. tanjidor d. tarling e. sasando gong Jawaban b. gamelan 5 Soal Essay UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 dan Jawaban Di bawah ini adalah contoh soal essay untuk UAS PAT Seni Budaya Kelas 10 beserta Jawabannya, semoga membantu 1. Melorod merupakan proses dalam membatik, yaitu…. Jawaban Membersihkan malam yang terdapat pada kain batik. 2. Musik gambang kromong merupakan jenis musik yang memiliki hubungan sejarah dengan cina seperti…. Jawaban Sukong, tehyan, dan kongahyan. 3. Unsur utama pada seni rupa yang mampu menjadi dasar pembentukan garis dan bidang adalah…. Jawaban Titik. 4 Untuk mengungkapkan perasaan seseorang dalam mengaransemen lagu baik sedih, gembira, tenang, lembut, keras, dan suasana lainnya dapat dituangkan dalam…. Jawaban Susunan pola nadanya. 5. Nilai estetis dari musik tradisional dapat terlihat dari…. Jawaban Irama musik dan acara penyajiannya. 10 Motivasi dari Guru untuk Siswa dalam Menghadapi UAS PAT Memberikan dukungan moral Guru dapat memberikan dukungan moral kepada siswa dengan memberikan kata-kata motivasi dan dorongan agar siswa percaya pada kemampuan diri mereka pentingnya UAS PAT Guru dapat menjelaskan pentingnya UAS PAT bagi masa depan siswa, seperti melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau mempersiapkan diri untuk dunia manfaat belajar Guru dapat menjelaskan manfaat belajar yang diperoleh siswa, seperti meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan daya ingat yang lebih umpan balik positif Guru dapat memberikan umpan balik positif kepada siswa tentang kemajuan yang telah dicapai dalam belajar, sehingga siswa merasa dihargai dan termotivasi untuk terus tantangan Guru dapat memberikan tantangan kepada siswa untuk menguji kemampuan mereka dalam menghadapi UAS PAT, dengan memberikan soal-soal yang menantang dan memacu siswa untuk berpikir lebih penghargaan Guru dapat memberikan penghargaan kepada siswa yang berhasil mencapai hasil yang baik dalam UAS PAT, seperti sertifikat penghargaan atau hadiah kecil yang dapat meningkatkan motivasi sumber daya Guru dapat menyediakan sumber daya yang cukup untuk membantu siswa mempersiapkan diri dalam menghadapi UAS PAT, seperti buku-buku pelajaran, bahan ajar, atau bimbingan metode pembelajaran yang inovatif Guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek atau pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam keseimbangan antara teori dan praktek Guru dapat menjaga keseimbangan antara materi teori dan praktek dalam pembelajaran, sehingga siswa dapat memahami konsep secara lebih baik dan mempersiapkan diri untuk menghadapi UAS PAT dengan lebih rasa percaya diri Guru dapat membantu siswa mengembangkan rasa percaya diri dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran dan memberikan tantangan yang sesuai dengan kemampuan siswa. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi UAS PAT. Related postsSoal UAS PAT Bahasa Indonesia Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan JawabanSoal UAS PAT Bahasa Inggris Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan JawabanSoal UAS PAT PJOK Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan JawabanSoal UAS PAT Seni Budaya Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan JawabanSoal UAS PAT PPKN Kelas 1 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan JawabanSoal UAS PAT SENI RUPA Kelas 4 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Jawaban Contoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 11 Pertunjukan Musik Seni Budaya Kelas X SMA/MA/SMK/MAK ~ Semester 2. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kembali Sekolahmuonline sajikan Contoh Soal Lengkap dengan Jawabannya mata pelajaran Seni Budaya Kelas 10 SMA/MA/SMK/MAK Semester 2 atau semester genap. Kali ini Sekolahmuonline akan membahas Bab 11 yang membahas tentang Pertunjukan pembaca Sekolahmuonline ketahui semua khususnya adik-adik yang duduk di kelas 10, bahwa setelah mempelajari Bab 11 ini peserta didik diharapkan dapat1. Menguraikan secara singkat beberapa aspek dalam pertunjukan Membuat kesimpulan tentang pengertian pertunjukan Menganalisis perbedaan pertunjukan musik profesional dan pertunjukan musik bagi siswa di Menguraikan hakikat pertunjukan dalam pembelajaran musik di Mempertanyakan tahap-tahap pembentukan Membuat diagram rancangan tema kolaborasi seni dalam Mengilustrasikan tema pertunjukan musik siswa di Menguraikan pemilihan pola-pola ragam gerak tari yang sesuai dengan permainan musik dan lagu yang Menghubungkan karakter musik dengan adegan cerita sesuai dengan fungsinya dalam seni Mencoba melakukan penempatan pemain dalam pertunjukan Mengilustrasikan kostum dan properti yang digunakan oleh pemain dalam pertunjukan Mengilustrasikan latar dan properti panggung sesuai dengan tema Mengilustrasikan publikasi dan buku program pertunjukan Membedakan peranan panitia pertunjukan Mengujicobakan kolaborasi seni dalam pertunjukan Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 11 Pertunjukan Musik1. Jelaskan pengertian pertunjukan!Jawaban/PembahasanMenurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI 2008, istilah pertunjukan berarti sesuatu yang dipertunjukkan atau tontonan bioskop, wayang, dan sebagainya, atau juga pameran. 2. Jelaskan pengertian pertunjukan musik!Jawaban/PembahasanMengacu pada pengertian pertunjukan menurut KBBI maka pengertian dari pertunjukan musik adalah musik yang dipertunjukkan atau tontonan Apa tujuan dari pertunjukan musik bagi siswa di sekolah?Jawaban/PembahasanPertunjukan musik merupakan suatu kegiatan yang sangat bermanfaat bagi siswa. Namun, berbeda dari pertunjukan musik untuk musisi profesional, hakikat pertunjukan musik bagi siswa sekolah adalah untuk memberikan kesempatan bagi para siswa untuk memperlihatkan hasil belajar yang telah mereka peroleh di dalam kelas. Oleh karena itu, tujuan dari pertunjukan musik bagi siswa di sekolah bukan untuk kepentingan bisnis, tetapi sebagai bagian dari pembelajaran musik siswa di Sebutkan teknik pertunjukan musik!Jawaban/PembahasanTeknik pertunjukan musik dapat mencakup 1 karya musik yang akan dimainkan; 2 penempatan pemain di atas panggung blocking; 3 aspek psikologis para pemain selama pertunjukan; dan 4 penguasaan permainan musik dan latihan5. Ada dua jenis panggung untuk pertunjukan. Sebutkan dan jelaskan!Jawaban/PembahasanAda dua jenis panggung yang digunakan untuk melakukan pertunjukan1. Panggung proscenium, yait panggung yang hanya dapat disaksikan penonton dari satu Panggung arena atau terletak di luar gedung maka para pemain akan dapat dilihat oleh penonton dari segala arah. Umumnya, panggung ini digunakan dalam pertunjukan teater Soal Seni Budaya Kelas 10 Semester 2 Semester Genap Lengkap dapat dilihat dan dibaca postingan Sekolahmuonline berikut iniContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 9 Pameran Karya Seni RupaContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 10 Kritik Karya Seni RupaContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 11 Pertunjukan MusikContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 12 Kritik MusikContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 13 Pergelaran Karya Seni TariContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 14 Kritik TariContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 15 Pagelaran TeaterContoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 16 Kritik Teater Materi SENI BUDAYA KELAS X SEMESTER 2 BAB 1 Apresiasi dan Ekspresi Karya Seni Rupa Terapan A. Apresiasi Keunikan Gagasan dan Teknik dalam Karya Seni Rupa Terapan 1. Pengertian Apresiasi Apresiasi adalah sikap kepekaan dalam mengenal dalam menghargai, mengagumi, dan menilai sebuah karya seni. Apresiasi pasif tumbuh seiring dengan pembiasaan yang sifatnya pasif sampai pada tahap menilai, mulai dari mengamati gambar atau reproduksi karya seni rupa di buku hingga menghadiri pameran karya seni rupa. Apresiasi aktif yaitu apresiasi pasif yang disertai pembuatan karya. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam mengkaji atau menilai sebuah karya seni, yaitu berkaitan dengan nilai bentuk dan nilai isi. a. Nilai Bentuk Berkaitan dengan hal yang sifatnya indrawi atau disebut juga nilai intrinsik. Misalnya, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna, dan nada gelap terang. b. Nilai Isi Nilai isi disebut pula nilai ekstrinsik dan sifatnya nonfisik karena berada di balik wujud karya. Seorang pengamat setelah mengamati nilai-nilai fisik akan menangkap isi atau pesan perupa yang terdapat pada karya, misalnya komposisi, gagasan, pesan, perlambangan, tema, gaya, kemampuan teknik, dan bakat perupa dalam mengolah nilai-nilai bentuk. 2. Apresiasi Karya Seni Rupa a. Pendekatan mimetik Sebuah karya dinilai kaitannya dengan kenyataan yang ada di alam. b. Pendekatan Ekspresif Menilai ungkapan atau ekspresi perupa yang diwujudkan dalam karya. c. Pendekatan Struktural Dilakukan dengan menilai kesatuan utuh karya dengan strukturnya. d. Pendekatan Semiotik Dilakukan dengan menilai kandungan berbagai tanda yang ingin disampaikan seorang perupa kepada penikmatnya. 3. Menilai Keunikan Karya Seni Rupa Terapan a. Pakaian b. Perhiasan c. Senjata d. Topeng dan wayang e. Kemasan f. Alat transportasi g. Bangunan h. Peralatan rumah tangga i. Benda ritual j. Alat musik B. Sikap Apresiatif terhadap Keunikan Karya Seni Rupa Terapan 1. Kritik Seni Kegiatn kritik merupakan salah satu aspek dari apresiasi yang berkaitan dengan kegiatan memberi resensi ulasan suatu pameran atau karya seni. Cara memberi komentar kritik terhadap karya seni, antara lain a. Pemaparan b. Uraian kebetulan formal c. Penafsiran arti atau makna d. Penilaian Kritik seni terdiri atas berbagai jenis, yaitu sebagai berikut a. Kritik Jurnalistik b. Kritik ilmiah c. Kritik Populer d. Kritik Pedagogik C. Merancang dan Membuat Karya Seni Rupa Terapan 1. Seni Keramik Keramik berasal dari kata kramos bahasa yunani yang berarti “lempung yang dibakar”. Para perupa media keramik di Indonesia pada umumnya berlatar belakangakademi seni rupa, seperti Hilda Sumantri, Hendrawan Riyanto, Suyatna, F. Widyanto, Noor Sudiati, dan Asmudjo. 2. Jenis Keramik Berdasarkan perbedaan komposisi bahan dan suhu pembakarannya. a. Gerabah lunak atau earthenware b. Jenis stoneware c. Porselen atau porcelain 3. Media dan Teknik Seni Keramik Teknik membuat keramik terdiri atas a. Dipijit atau pinching b. Paduan bilahan/irisan atau slabbing c. Dibuat dari paduan bentuk pilin/tali coiling d. Dicetak tekan atau molding e. Dicor atau casting D. Menyiapkan Pameran Karya Seni Rupa 1. Tujuan dan Fungsi Pameran a. Pameran berfungsi sebagai sarana apresiasi b. Sebagai sarana edukasi c. Sebagai sarana rekreasi d. Sebagai sarana prestasi 2. Waktu Penyelenggaraan pameran a. Pameran rutin b. Pameran incidental 3. Tempat Penyelenggaraan Pameran a. Pameran di dalam ruangan indoor exhibition b. Pameran di luar ruangan outdoor exhibition 4. Penyelenggara pameran a. Menentukan tema pameran b. Menentukan rencana kegiatan c. Menyusun program pameran 5. Lingkup pameran 6. Jenis pameran E. Menata Pameran karya Seni Rupa 1. Tata letak karya display 2. Tata cahaya lighting 3. Sirkulasi pengunjung BAB 2 APRESIASI KARYA MUSIK NONTRADISIONAL A. Fungsi dan Latar Belakang Musik Nontradisional dalam Konteks Budaya 1. Sejarah Perkembangan Musik Berkembangnya peradaban, budaya, dan ilmu pengetahuan telah mendorong terciptanya berbagai jenis alat musik yang ada diseluruh dunia dengan menggunakan berbagai bahan. Misalnya bahan-bahan yang ada di sekitar, seperti kayu, bambu, rotan, daun-daunan, sampai bahan olahan manusia, perunggu, metal, besi, dan baja. Tidak heran jika anda mengenal berbagai jenis alat tiup mancanegara misalnya flute, clarinet, oboe, englishorn, horn, saxophone, rekorder, dan tuba. Selain itu, terdapat pula alat music perkusi lainnya seperti piano, marimba, dan pauken. Sejalan dengan penemuan alat-alat tersebut, sekaligus membawa perubahan estetika atau keindahan bermusik dari masa ke masa, mulai dari jenis music untuk ritual keagamaan, music istana, music folklore, music sebagai seni otonom, music hiburan, maupun jenis music yang serius. 1. Berbagai Jenis Musik Nontradisional Ada music elektronis Stockhausen, varesse, eimert, dan schaeffer, music serialis luigi nono, piere Boulez,dan Olivier Messian, music eksperimental john Cage, M. Feldman, dan earle Brown, music minimalis Philip glass, steve reich, T. riley, dan La Monte You, world music Berent, Bubi Chen, kitaro, dan George Winston, termasukperkembangan music jazz Duke Ellington, C. parker, Miles Davis, dan Bill Evans dan music pop/rock the Beatles, Jimi Hendrix, Pink Floyd, dan Queen. Music adalah bunyi yang diatur menjadi pola yang dapat menyenangkan telinga atau dapat mengomunikasikan telinga, perasaan, dan suasana hati. 2. Fungsi Musik Nontradisional Fungsi music nontradisional a. Implementasi perkembangan teknologi maupun budaya b. Tindak lanjut dari music yang pernah berkembang sebelumnya c. Suatu fenomena budaya, yang mendapat pengaruh globalisasi d. Hasil akulturasi penciptaan music dan berbagai hal kemajuan ilmu pengetahuan Fungsi music kontenporer a. Mengembangkan jenis music baru, baik yang berakar pada tradisi atau tidak b. Akulturasi gaya bermusik para komponen c. Wujud ditemukan dan berkembangnya gramatika music d. Suatu fenomena bahwa semua sumber bungi bisa menjadi music B. Mengungkapkan Pengalaman Musikal dari hasil pengamatan 1. Observasi pada Pergelaran Musik Nontradisional Untuk memahami unsure-unsur estetis dan etika music yang terkandung dalam music nontradisional terdapat beberapa model pembelajaran yang dapat dikembangkan, yaitu a. Apresiasi b. Pengalaman memainkan karya music oleh sendiri c. Pengalaman menciptakan music berdasarkan pengalaman musical. 2. Mengungkapkan Unsur- Unsur Estetis Karya Musik Nontradisional a. Karakteristik atau keunikan karya music 1 Ditemukan berbagai teknikn permainan alat yang mampu menghasilkan bunyi biasa menjadi lebih bagus dan bahkan dapat menemukan warna-warna suara lain diluar hal yang biasa. 2 Terciptanya jenis dan karaktristik peralatan music yang baru. b. Susunan nada yang digunakan Pengembangan gaya-gaya nada pentatonis, diatonic, dan keunikan cara menggunakan kedua tangga nada tsb. c. Menjelaskan Isi Lagu Kedalam Bahasa Indonesia Tema-tema lagu diantaranya 1 Perjuangan 2 Social 3 Agama 4 Pendidikan 5 Kasih sayang C. Apresiasi Karakteristik dan NIlai-Nilai Musik Nontradisional Secara Luas 1. Mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam karya music hasil pengamatan a. Nilai ritual b. Nilai kekayaan intelektual c. Niali ekonomi d. Nilai social e. Nilai humanistic Hal yang mewujudkan kaidah keindahan musical dalam karya music, yaitu a. Pengolahan bunyi dan berbagai parameter dasar music lainnya b. Pengolaan waktu dan diam di dalam music c. Aspek harmonisasi d. Kedinamisn karya e. Aspek instrumentasi dan struktur komposisi 2. Keunikan Karya Musik Nontradisional Mancaegara a. Musik serialis b. Musik elektronis c. Musik minimalis d. Orkes e. Musik pop dan Musik Rock f. Music eksperimental g. Jazz Contoh lain a. Music Gregorian b. Music Renaissance c. Music Barok d. Musik klasik e. Musik Romantik f. Musik Impresionisme BAB 3 BERKARYA MUSIK NONTRADISIONAL Intisari  Langkah-langkah untuk menciptakan atau membuat sebuah karya music, yaitu a. Membaca sumber-sumber bunyi b. Mengidentifikasi dan mengklasifikasi sumber-sumber bunyi c. Mengeksplorasi sumber-sumber bunyi d. Menghubungkan sumber-sumber bunyi e. Menentukan peralatan music f. Menentukan ide musical g. Menggarap id eke bahasa bunyi h. Mengombinasikan bahasa bunyi i. Mengaplikasikan parameter musical kedalam komposisi music j. Mensimbolisasikan bunyi kedalam tulisan  Setiap karya music yang diciptakan harus memiliki karakteristik da keunikan tersendiri  Teknik yang digunakan untuk membuat karya adalah sebagai berikut a. Argumentasi b. Diminuisi c. Changing note d. Cluster e. Fermata f. Kanon g. Accelerando h. Ritardando  Terdapat tiga jenis karya yang dapat dibuat sebagai langkah awal proses pembuatan karya seni, yaitu a. Seni vocal tanpa iringan alat music atau akapela b. Instrumentalia permainan yang hanya menggunakan alat music c. Campuran, yaitu karya seni yang berupa lagu dan diiringi alat music  Unsur-unsur music terdiri atas a. Bunyi b. Melodi c. Harmoni d. Notasi music  Beberapa hal dalam teknis pergelaran adalah a. Membentuk kepanitiaan pergelaran b. Menyusun jadwal urutan pementasan karya c. Mempersiapkan hal-hal administrasi pergelaran d. Mengidentifikasi kebutuhan dalam pergelaran e. Menata ruangan f. Penyelenggaraan pergelaran g. Evaluasi pergelaran  Hal-hal yang harus diperhatikan untuk mengamati keunikan sebuah karya seni, yaitu a. Apakah ide karya, asli dari komponis dan belum pernah ada yang serupa? b. Penggunaan alat music memiliki keunikan tersendiri disbanding dengan kelaziman cara permainan c. Apakah ditemukan perkembangan dan perluasan instrumentasinya? d. Apakah karya yang dibuat mampu membuat bahan apresiasi yang menarik bagi penonton?  Notasi music yang bisa digunakan untuk membuat karya music adalah notasi balok dan notasi tangga nada pentatonic BAB 4 APRESIASI SENI TARI TRADISI DAN KREASI NUSANTARA Intisari  Keunikan tari daerah dan tari kreasi daerah, diantaranya dapat diidentifikasi berdasarkan unsure gerak, kostum, dan iringan music yang digunakan.  Cara untuk melukiskan suatu bentuk pertunjukan tari, diantaranya melalui penjabaran dan pendeskripsian notasi tari  Penulisan gerak tari dengan menggunakan notasi tari, diantaranya dapat dilakukan dengan penulisan notasi laban labanotation dan pendekatan antropologi  Data-data yang diperoleh setelah melakukan pengamatan tari, diantaranya a. Identitas bentuk tari b. Latar belakang tari c. Latar belakang pelaku atau pendukung tari d. Struktur tari dan iringannya  Segala sesuatu yang berkaitan dengan pergelaran tari, yaitu a. Penyusunan proposal b. Pemaparan gagasan c. Penentuan gerak d. Penyusun synopsis  Pokok-pokok bahasan yang harus muncul dalam sebuah proposal meliputi a. Cover b. Lembar latar belakang c. Tujuan pergelaran tari kreasi d. Tema garapan tari kreasi e. Susunan kepanitiaan f. Jadwal pergelaran g. Anggaran biaya yang diperlukan h. Uraian bentuk kerjasama dari donator atau sponsor  Untuk menampilkan karya tari, dapat dilakukan secara a. Individu b. Berpasangan c. Berkelompok BAB 5 APRESIASI TEATER NONTRADISIONAL INTISARI  Pertunjukan teater adalah drama yang berupa teks berisi kata-kata karya seorang pengarang yang diterjemahkan ke dalam bahasa pentas oleh seniman penggarap  Orisinalitas karya adalah keunikan seniman penggarap yang membedakan dirinya dengan seniman lainnya  Teater tradisional berfungsi sebagai sarana upacara, hiburan, dan presentasi estetis yang berbaur menjadi satu dalam sebuah struktur sajian  Teater modern adalah teater yang sudah dikemas melalui ilmu drama barat dramaturgi khusus untuk kebutuhan hiburan  Hal-hal yang harus diperhatikan oleh seorang apresiator pertunjukan teater adalah sebagai berikut a. Mengetahui cerita baik tema maupun strukturnya b. Mengetahui nilai-nilai moral cerita menurut versi sastra yang kemudian dibandingkan dengan versi pertunjukannya c. Mampu menafsirkan nilai-nilai filosofis karya pertunjukan d. Bisa menyimpulkan pesan-pesan moral dari karya pertunjukan e. Tidak melewatkan peristiwa pertunjukan tanpa dokumentasi f. Benar-benar berniat untuk menonton sehingga pertunjukan drama merupakan proses belajar yang sangat penting  Hal-hal yang harus diperhatikan ketika menonton adalah a. Naskah cerita yang akan disajikan oleh kelompok teater b. Latar atau setting tempat dan waktu peristiwa terjadi dalam cerita c. Tokoh cerita d. Alur cerita e. Misi atau pesan moral yang ingin disampaikan oleh pergelaran teater  Nilai moral merupakan misi pengarang untuk dikomunikasikan kepada public  Nilai filosofis merupakan visi seorang pengarang yang ingin dikomunikasikan kepada penonton  Kebutuhan yang perlu dipersiapkan untuk pergelaran teater, diantaranya berkaitan dengan hal-hal berikut a. Naskah atau lakon b. Pemain c. Sutradara d. Pentas e. Tata rias f. Kostum g. Pencahayaan h. Tata suara dan ilustrasi i. Property  Acara pergelaran disusun sesuai dengan tujuan pergelaran, lakon atau cerita dan penonton BAB 1 Apresiasi dan Ekspresi Karya Seni Rupa Terapan A. Apresiasi Keunikan Gagasan dan Teknik dalam Karya Seni Rupa Terapan 1. Pengertian Apresiasi Apresiasi adalah sikap kepekaan dalam mengenal dalam menghargai, mengagumi, dan menilai sebuah karya seni. Apresiasi pasif tumbuh seiring dengan pembiasaan yang sifatnya pasif sampai pada tahap menilai, mulai dari mengamati gambar atau reproduksi karya seni rupa di buku hingga menghadiri pameran karya seni rupa. Apresiasi aktif yaitu apresiasi pasif yang disertai pembuatan karya. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam mengkaji atau menilai sebuah karya seni, yaitu berkaitan dengan nilai bentuk dan nilai isi. a. Nilai Bentuk Berkaitan dengan hal yang sifatnya indrawi atau disebut juga nilai intrinsik. Misalnya, garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna, dan nada gelap terang. b. Nilai Isi Nilai isi disebut pula nilai ekstrinsik dan sifatnya nonfisik karena berada di balik wujud karya. Seorang pengamat setelah mengamati nilai-nilai fisik akan menangkap isi atau pesan perupa yang terdapat pada karya, misalnya komposisi, gagasan, pesan, perlambangan, tema, gaya, kemampuan teknik, dan bakat perupa dalam mengolah nilai-nilai bentuk. 2. Apresiasi Karya Seni Rupa a. Pendekatan mimetik Sebuah karya dinilai kaitannya dengan kenyataan yang ada di alam. b. Pendekatan Ekspresif Menilai ungkapan atau ekspresi perupa yang diwujudkan dalam karya. c. Pendekatan Struktural Dilakukan dengan menilai kesatuan utuh karya dengan strukturnya. d. Pendekatan Semiotik Dilakukan dengan menilai kandungan berbagai tanda yang ingin disampaikan seorang perupa kepada penikmatnya. 3. Menilai Keunikan Karya Seni Rupa Terapan a. Pakaian b. Perhiasan c. Senjata d. Topeng dan wayang e. Kemasan f. Alat transportasi g. Bangunan h. Peralatan rumah tangga i. Benda ritual j. Alat musik B. Sikap Apresiatif terhadap Keunikan Karya Seni Rupa Terapan 1. Kritik Seni Kegiatn kritik merupakan salah satu aspek dari apresiasi yang berkaitan dengan kegiatan memberi resensi ulasan suatu pameran atau karya seni. Cara memberi komentar kritik terhadap karya seni, antara lain a. Pemaparan b. Uraian kebetulan formal c. Penafsiran arti atau makna d. Penilaian Kritik seni terdiri atas berbagai jenis, yaitu sebagai berikut a. Kritik Jurnalistik b. Kritik ilmiah c. Kritik Populer d. Kritik Pedagogik C. Merancang dan Membuat Karya Seni Rupa Terapan 1. Seni Keramik Keramik berasal dari kata kramos bahasa yunani yang berarti “lempung yang dibakar”. Para perupa media keramik di Indonesia pada umumnya berlatar belakangakademi seni rupa, seperti Hilda Sumantri, Hendrawan Riyanto, Suyatna, F. Widyanto, Noor Sudiati, dan Asmudjo. 2. Jenis Keramik Berdasarkan perbedaan komposisi bahan dan suhu pembakarannya. a. Gerabah lunak atau earthenware b. Jenis stoneware c. Porselen atau porcelain 3. Media dan Teknik Seni Keramik Teknik membuat keramik terdiri atas a. Dipijit atau pinching b. Paduan bilahan/irisan atau slabbing c. Dibuat dari paduan bentuk pilin/tali coiling d. Dicetak tekan atau molding e. Dicor atau casting D. Menyiapkan Pameran Karya Seni Rupa 1. Tujuan dan Fungsi Pameran a. Pameran berfungsi sebagai sarana apresiasi b. Sebagai sarana edukasi c. Sebagai sarana rekreasi d. Sebagai sarana prestasi 2. Waktu Penyelenggaraan pameran a. Pameran rutin b. Pameran incidental 3. Tempat Penyelenggaraan Pameran a. Pameran di dalam ruangan indoor exhibition b. Pameran di luar ruangan outdoor exhibition 4. Penyelenggara pameran a. Menentukan tema pameran b. Menentukan rencana kegiatan c. Menyusun program pameran 5. Lingkup pameran 6. Jenis pameran E. Menata Pameran karya Seni Rupa 1. Tata letak karya display 2. Tata cahaya lighting 3. Sirkulasi pengunjung BAB 2 APRESIASI KARYA MUSIK NONTRADISIONAL A. Fungsi dan Latar Belakang Musik Nontradisional dalam Konteks Budaya 1. Sejarah Perkembangan Musik Berkembangnya peradaban, budaya, dan ilmu pengetahuan telah mendorong terciptanya berbagai jenis alat musik yang ada diseluruh dunia dengan menggunakan berbagai bahan. Misalnya bahan-bahan yang ada di sekitar, seperti kayu, bambu, rotan, daun-daunan, sampai bahan olahan manusia, perunggu, metal, besi, dan baja. Tidak heran jika anda mengenal berbagai jenis alat tiup mancanegara misalnya flute, clarinet, oboe, englishorn, horn, saxophone, rekorder, dan tuba. Selain itu, terdapat pula alat music perkusi lainnya seperti piano, marimba, dan pauken. Sejalan dengan penemuan alat-alat tersebut, sekaligus membawa perubahan estetika atau keindahan bermusik dari masa ke masa, mulai dari jenis music untuk ritual keagamaan, music istana, music folklore, music sebagai seni otonom, music hiburan, maupun jenis music yang serius. 1. Berbagai Jenis Musik Nontradisional Ada music elektronis Stockhausen, varesse, eimert, dan schaeffer, music serialis luigi nono, piere Boulez,dan Olivier Messian, music eksperimental john Cage, M. Feldman, dan earle Brown, music minimalis Philip glass, steve reich, T. riley, dan La Monte You, world music Berent, Bubi Chen, kitaro, dan George Winston, termasukperkembangan music jazz Duke Ellington, C. parker, Miles Davis, dan Bill Evans dan music pop/rock the Beatles, Jimi Hendrix, Pink Floyd, dan Queen. Music adalah bunyi yang diatur menjadi pola yang dapat menyenangkan telinga atau dapat mengomunikasikan telinga, perasaan, dan suasana hati. 2. Fungsi Musik Nontradisional Fungsi music nontradisional a. Implementasi perkembangan teknologi maupun budaya b. Tindak lanjut dari music yang pernah berkembang sebelumnya c. Suatu fenomena budaya, yang mendapat pengaruh globalisasi d. Hasil akulturasi penciptaan music dan berbagai hal kemajuan ilmu pengetahuan Fungsi music kontenporer a. Mengembangkan jenis music baru, baik yang berakar pada tradisi atau tidak b. Akulturasi gaya bermusik para komponen c. Wujud ditemukan dan berkembangnya gramatika music d. Suatu fenomena bahwa semua sumber bungi bisa menjadi music B. Mengungkapkan Pengalaman Musikal dari hasil pengamatan 1. Observasi pada Pergelaran Musik Nontradisional Untuk memahami unsure-unsur estetis dan etika music yang terkandung dalam music nontradisional terdapat beberapa model pembelajaran yang dapat dikembangkan, yaitu a. Apresiasi b. Pengalaman memainkan karya music oleh sendiri c. Pengalaman menciptakan music berdasarkan pengalaman musical. 2. Mengungkapkan Unsur- Unsur Estetis Karya Musik Nontradisional a. Karakteristik atau keunikan karya music 1 Ditemukan berbagai teknikn permainan alat yang mampu menghasilkan bunyi biasa menjadi lebih bagus dan bahkan dapat menemukan warna-warna suara lain diluar hal yang biasa. 2 Terciptanya jenis dan karaktristik peralatan music yang baru. b. Susunan nada yang digunakan Pengembangan gaya-gaya nada pentatonis, diatonic, dan keunikan cara menggunakan kedua tangga nada tsb. c. Menjelaskan Isi Lagu Kedalam Bahasa Indonesia Tema-tema lagu diantaranya 1 Perjuangan 2 Social 3 Agama 4 Pendidikan 5 Kasih sayang C. Apresiasi Karakteristik dan NIlai-Nilai Musik Nontradisional Secara Luas 1. Mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam karya music hasil pengamatan a. Nilai ritual b. Nilai kekayaan intelektual c. Niali ekonomi d. Nilai social e. Nilai humanistic Hal yang mewujudkan kaidah keindahan musical dalam karya music, yaitu a. Pengolahan bunyi dan berbagai parameter dasar music lainnya b. Pengolaan waktu dan diam di dalam music c. Aspek harmonisasi d. Kedinamisn karya e. Aspek instrumentasi dan struktur komposisi 2. Keunikan Karya Musik Nontradisional Mancaegara a. Musik serialis b. Musik elektronis c. Musik minimalis d. Orkes e. Musik pop dan Musik Rock f. Music eksperimental g. Jazz Contoh lain a. Music Gregorian b. Music Renaissance c. Music Barok d. Musik klasik e. Musik Romantik f. Musik Impresionisme BAB 3 BERKARYA MUSIK NONTRADISIONAL Intisari Langkah-langkah untuk menciptakan atau membuat sebuah karya music, yaitu a. Membaca sumber-sumber bunyi b. Mengidentifikasi dan mengklasifikasi sumber-sumber bunyi c. Mengeksplorasi sumber-sumber bunyi d. Menghubungkan sumber-sumber bunyi e. Menentukan peralatan music f. Menentukan ide musical g. Menggarap id eke bahasa bunyi h. Mengombinasikan bahasa bunyi i. Mengaplikasikan parameter musical kedalam komposisi music j. Mensimbolisasikan bunyi kedalam tulisan Setiap karya music yang diciptakan harus memiliki karakteristik da keunikan tersendiri Teknik yang digunakan untuk membuat karya adalah sebagai berikut a. Argumentasi b. Diminuisi c. Changing note d. Cluster e. Fermata f. Kanon g. Accelerando h. Ritardando Terdapat tiga jenis karya yang dapat dibuat sebagai langkah awal proses pembuatan karya seni, yaitu a. Seni vocal tanpa iringan alat music atau akapela b. Instrumentalia permainan yang hanya menggunakan alat music c. Campuran, yaitu karya seni yang berupa lagu dan diiringi alat music Unsur-unsur music terdiri atas a. Bunyi b. Melodi c. Harmoni d. Notasi music Beberapa hal dalam teknis pergelaran adalah a. Membentuk kepanitiaan pergelaran b. Menyusun jadwal urutan pementasan karya c. Mempersiapkan hal-hal administrasi pergelaran d. Mengidentifikasi kebutuhan dalam pergelaran e. Menata ruangan f. Penyelenggaraan pergelaran g. Evaluasi pergelaran Hal-hal yang harus diperhatikan untuk mengamati keunikan sebuah karya seni, yaitu a. Apakah ide karya, asli dari komponis dan belum pernah ada yang serupa? b. Penggunaan alat music memiliki keunikan tersendiri disbanding dengan kelaziman cara permainan c. Apakah ditemukan perkembangan dan perluasan instrumentasinya? d. Apakah karya yang dibuat mampu membuat bahan apresiasi yang menarik bagi penonton? Notasi music yang bisa digunakan untuk membuat karya music adalah notasi balok dan notasi tangga nada pentatonic BAB 4 APRESIASI SENI TARI TRADISI DAN KREASI NUSANTARA Intisari Keunikan tari daerah dan tari kreasi daerah, diantaranya dapat diidentifikasi berdasarkan unsure gerak, kostum, dan iringan music yang digunakan. Cara untuk melukiskan suatu bentuk pertunjukan tari, diantaranya melalui penjabaran dan pendeskripsian notasi tari Penulisan gerak tari dengan menggunakan notasi tari, diantaranya dapat dilakukan dengan penulisan notasi laban labanotation dan pendekatan antropologi Data-data yang diperoleh setelah melakukan pengamatan tari, diantaranya a. Identitas bentuk tari b. Latar belakang tari c. Latar belakang pelaku atau pendukung tari d. Struktur tari dan iringannya Segala sesuatu yang berkaitan dengan pergelaran tari, yaitu a. Penyusunan proposal b. Pemaparan gagasan c. Penentuan gerak d. Penyusun synopsis Pokok-pokok bahasan yang harus muncul dalam sebuah proposal meliputi a. Cover b. Lembar latar belakang c. Tujuan pergelaran tari kreasi d. Tema garapan tari kreasi e. Susunan kepanitiaan f. Jadwal pergelaran g. Anggaran biaya yang diperlukan h. Uraian bentuk kerjasama dari donator atau sponsor Untuk menampilkan karya tari, dapat dilakukan secara a. Individu b. Berpasangan c. Berkelompok BAB 5 APRESIASI TEATER NONTRADISIONAL INTISARI Pertunjukan teater adalah drama yang berupa teks berisi kata-kata karya seorang pengarang yang diterjemahkan ke dalam bahasa pentas oleh seniman penggarap Orisinalitas karya adalah keunikan seniman penggarap yang membedakan dirinya dengan seniman lainnya Teater tradisional berfungsi sebagai sarana upacara, hiburan, dan presentasi estetis yang berbaur menjadi satu dalam sebuah struktur sajian Teater modern adalah teater yang sudah dikemas melalui ilmu drama barat dramaturgi khusus untuk kebutuhan hiburan Hal-hal yang harus diperhatikan oleh seorang apresiator pertunjukan teater adalah sebagai berikut a. Mengetahui cerita baik tema maupun strukturnya b. Mengetahui nilai-nilai moral cerita menurut versi sastra yang kemudian dibandingkan dengan versi pertunjukannya c. Mampu menafsirkan nilai-nilai filosofis karya pertunjukan d. Bisa menyimpulkan pesan-pesan moral dari karya pertunjukan e. Tidak melewatkan peristiwa pertunjukan tanpa dokumentasi f. Benar-benar berniat untuk menonton sehingga pertunjukan drama merupakan proses belajar yang sangat penting Hal-hal yang harus diperhatikan ketika menonton adalah a. Naskah cerita yang akan disajikan oleh kelompok teater b. Latar atau setting tempat dan waktu peristiwa terjadi dalam cerita c. Tokoh cerita d. Alur cerita e. Misi atau pesan moral yang ingin disampaikan oleh pergelaran teater Nilai moral merupakan misi pengarang untuk dikomunikasikan kepada public Nilai filosofis merupakan visi seorang pengarang yang ingin dikomunikasikan kepada penonton Kebutuhan yang perlu dipersiapkan untuk pergelaran teater, diantaranya berkaitan dengan hal-hal berikut a. Naskah atau lakon b. Pemain c. Sutradara d. Pentas e. Tata rias f. Kostum g. Pencahayaan h. Tata suara dan ilustrasi i. Property Acara pergelaran disusun sesuai dengan tujuan pergelaran, lakon atau cerita dan penonton Contoh Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 10 Kritik Karya Seni Rupa Seni Budaya Kelas X SMA/MA/SMK/MAK ~ Semester 2. Pembaca Sekolahmuonline, kembali kami sajikan untuk Anda Contoh Soal lengkap dengan jawabannya mata pelajaran Seni Budaya Kelas 10 SMA/MA/SMK/MAK Semester 2 atau semester genap Bab 10 yang membahas tentang Kritik Karya Seni jugaContoh Soal UKK/PAT Seni Budaya Kelas 10Contoh Soal UKK PPKn Kelas 10Contoh Soal UKK/PAT Biologi Kelas XPerlu pembaca Sekolahmuonline ketahui semua, bahwa setelah mempelajari Bab 10 ini peserta didik diharapkan dapat1. Mengidentifikasi jenis kritik karya seni Mengidentifikasi tujuan kritik karya seni Mengidentifikasi manfaat kritik karya seni Mengidentifikasi prosedur dan tata cara kritik karya seni Mengidentifikasi jenis, fungsi, simbol dan nilai estetis karya seni rupa dalam kritik karya seni Mendeskripsikan jenis, fungsi, simbol dan nilai estetis karya seni rupa dalam kritik karya seni Membandingkan jenis, fungsi, simbol dan nilai estetis karya seni rupa dalam kritik karya seni Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam proses menulis kritik karya seni Membuat tulisan kritik karya seni rupa mengenai jenis, fungsi, simbol dan nilai estetis karya seni rupa berdasarkan hasil Mengkomunikasikan tulisan kritik karya seni Soal Seni Budaya Kelas 10 Bab 10 Kritik Karya Seni Rupa1. Jelaskan pengertian apresiasi seni atau mengapresiasi karya seni!Jawaban/PembahasanSecara umum istilah apresiasi seni atau mengapresiasi karya seni berarti memahami sepenuhnya seluk-beluk karya seni serta menjadi sensitif peka terhadap segi-segi estetikanya. Apresiasi dapat juga diartikan berbagi pengalaman antara seniman perupa dan penikmat karya, bahkan ada yang menambahkan, menikmati karya seni sama artinya dengan menciptakan kata lain, kegiatan apresiasi seni atau mengapresiasi karya seni dapat diartikan sebagai upaya untuk memahami berbagai hasil seni dengan segala permasalahannya serta menjadi lebih peka terhadap nilai-nilai estetika yang terkandung di mengerti dan menyadari sepenuhnya seluk-beluk sesuatu hasil seni serta menjadi sensitif terhadap segi-segi estetiknya seesorang diharapkan mampu menikmati dan menilai karya tersebut dengan semestinya2. Apa fungsi dari kegiatan apresiasi seni?Jawaban/PembahasanAda dua fungsi dari kegiatan apresiasi seni yaitu- Fungsi pertama adalah agar kita dapat meningkatkan dan memupuk kecintaan kepada karya bangsa sendiri dan sekaligus kecintaan kepada sesama manusia. - Fungsi kedua bersifat khusus, ada hubungannya dengan kegiatan mental kita yaitu penikmatan, penilaian, empati dan hiburan. Apresiasi seni juga besar manfaatnya bagi ketahanan budaya kegiatan apresiasi kesenian Indonesia, kita dapat lebih mengenal dan menghargai budaya bangsa Sebutkan jenis-jenis kritik karya seni!Jawaban/PembahasanKritik karya seni memiliki perbedaan tujuan dan kualitas. Karena perbedaan tersebut, maka dijumpai beberapa jenis kritik karya seni berdasarkan pendekatannya seperti yang disampaikan oleh Feldman 1967 yaitu kritik populer popular criticism, kritik jurnalistik journalistic criticism, kritik keilmuan scholarly criticism. dan kritik pendidikan pedagogical criticism. Pemahaman terhadap keempat tipe kritik seni dapat mengantar nalar kita untuk menentukan pola pikir dalam melakukan kritik seni. Setiap tipe mempunyai ciri kriteria, media alat bahasa, cara metoda, sudut pandang, sasaran, dan materi yang tidak sama. Keempat kritik tersebut memiliki fungsi yang menekankan pada masing-masing Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis kritik karya seni berdasarkan titik tolak atau landasan yang digunakan!Jawaban/PembahasanSelain jenis kritik yang disampaikan oleh Feldman, berdasarkan titik tolak atau landasan yang digunakan, dikenal pula beberapa bentuk kritik yaitu kritik formalistik, kritik ekspresivistik dan instrumentalistik. Kritik formalistik melihat kualitas karya berdasarkan konfigurasi unsur-unsur pembentukannya, prinsip penataannya, teknik, bahan dan medium yang digunakan dalam berkarya seni. Jika kritik formalistik lebih cenderung pada penilaian aspek-aspek formalnya, maka kritik ekspresivistik lebih tertarik untuk menilai sebuah karya berdasarkan kualitas gagasan dan perasaan yang ingin dikomunikasikan oleh perupa melalui sebuah karya seni. Kegiatan kritik ini umumnya menanggapi kesesuaian atau keterkaitan antara judul, tema, isi dan visualisasi objek-objek yang ditampilkan dalam sebuah karya. 5. Apa yang kamu ketahui tentang kritik Instrumentalistik?Jawaban/PembahasanJenis kritik lainnya dalam kritik karya seni yaitu kritik Instrumentalistik adalah jenis kritik seni yang cenderung menilai karya seni berdasarkan kemampuannya mencapai tujuan moral, religius, politik atau prakteknya, penggunaan jenis kritik seni ini disesuaikan dengan jenis dan tujuan pembuatan karya seni Jelaskan fungsi kritik karya seni rupa!Jawaban/PembahasanKritik karya seni rupa memiliki fungsi yang sangat penting dalam dunia seni rupa dan dalam pendidikan kritik seni yang pertama dan utama ialah menjembatani persepsi dan apresiasi artistik dan estetik karya seni rupa, antara pencipta perupa, karya, dan penikmat seni. Komunikasi antara karya yang disajikan kepada penikmat publik seni membuahkan interaksi timbal-balik antara keduanya. Bagi perupa, kritik seni berfungsi untuk mendeteksi kelemahan, mengupas kedalaman, serta membangun kekurangan pada karya seninya. Sedangkan bagi apresiastor atau penikmat karya seni, kritik seni membantu memahami karya, meningkatkan wawasan dan pengetahuannya terhadap karya seni yang Sebutkan dan jelaskan tahapan yang dapat digunakan dalam mengkritisi sebuah karya seni rupa!Jawaban/PembahasanBeberapa tahapan berikut ini dapat digunakan dalam mengkritisi sebuah karya seni rupa- MendeskripsiDeskripsi adalah tahapan dalam kritik untuk menemukan, mencatat dan mendeskripsikan segala sesuatu yang dilihat apa adanya dan tidak berusaha melakukan analisis atau mengambil kesimpulan. Agar dapat mendeskripsikan dengan baik, kamu harus mengetahui istilah-istilah teknis yang umum digunakan dalam dunia seni rupa. Tanpa pengetahuan tersebut, maka kamu akan kesulitan untuk mendeskripsikan fenomena karya yang dilihatnya. - MenganalisisAnalisis formal adalah tahapan dalam kritik karya seni untuk menelusuri sebuah karya seni berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya. Pada tahap ini kamu harus memahami unsur-unsur seni dan prinsip-prinsip penataan atau penempatannya dalam sebuah karya seni. Perhatikan karya berikut ini, telusuri unsur-unsur seni dan prinsip-prinsip penataan atau penempatannya dalam karya Menafsirkan Menafsirkan atau menginterpretasi adalah tahapan penafsiran makna sebuah karya seni meliputi tema yang digarap, simbol yang dihadirkan dan masalah-masalah yang dikedepankan. Penafsiran ini sangat terbuka sifatnya, dipengaruhi sudut pandang dan wawasan kamu. Semakin luas wawasan kamu semakin kaya interpretasi karya yang dikritisinya. Agar wawasan kamu semakin kaya maka kamu harus banyak mencari informasi dan membaca khususnya yang berkaitan dengan karya seni MenilaiApabila tahap mendeskripsikan sampai menafsirkan ini merupakan tahapan yang juga umum digunakan dalam apresiasi karya seni, maka tahap menilai atau evaluasi merupakan tahapan yang menjadi ciri dari kritik karya seni. Evaluasi atau penilaian adalah tahapan dalam kritik untuk menentukan kualitas suatu karya seni bila dibandingkan dengan karya lain yang sejenis. Perbandingan dilakukan terhadap berbagai aspek yang terkait dengan karya tersebut baik aspek formal maupun aspek konteks. 8. Sebutkan langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengevalusi atau menilai secara kritis!Jawaban/PembahasanMengevalusi atau menilai secara kritis dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut1 Membandingkan sebanyak-banyaknya karya yang dinilai dengan karya yang sejenis2 Menetapkan tujuan atau fungsi karya yang dikritisi3 Menetapkan sejauh mana karya yang ditetapkan “berbeda” dari yang telah ada Menelaah karya yang dimaksud dari segi kebutuhan khusus dan segi pandang tertentu yang melatarbelakanginya

materi seni budaya kelas x semester 2